Halo sobat study, pada
artikel kali ini kita akan membahas tentang Pembelajaran Pradigma Baru. Happy Reading!!!
Setelah menyaksikan
video, selesaikan lembar kerja 1 (LK 1) berikut ini. Anda dapat merujuk
berbagai sumber atau referensi dalam merespon lembar kerja tersebut dalam
rangka memperluas pemahaman Anda tentang konsep pembelajaran paradigma baru.
Soal 1
Salah satu karakteristik pembelajaran
paradigma baru adalah proses pembelajaran harus berpusat pada peserta didik.
Silakan ilustrasikan proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
dengan memberikan contoh-contoh secara konkrit.
Jawaban:
Pembelajaran berpusat pada peserta didik merupakan pembelajaran yang lebih
berpusat pada kebutuhan dan kemampuan siswa, sehingga pembelajaran akan menjadi
bermakna. Dengan pendekatan pembelajaran berpusat pada peserta didik
menghasilkan peserta didik yang aktif, mandiri, tidak bergantung pada pengajar,
melainkan mampu bersaing atau berkompetisi.
Contoh:
Siswa dapat belajar secara individu maupun berkelompok, namun dalam
mempresentasikan hasil belajaranya peserta didik dapat memilih cara
mempresentasikan yang mereka sukai. Misalnya ada peserta didik yang ingin
mempresentasikan dengan mind mapping atau ada peserta didik yang ingin
menampilkan dengan power point dan video, itu dibolehkan mereka untuk memilih
caranya masing-masing.
Soal 2
Apa yang menjadi pertimbangan ketika
guru diberikan kemerdekaan dalam merumuskan rancangan pembelajaran dan asesmen?
Jawaban:
yang menjadi pertimbangam guru yang diberikan kemerdekaan dalam merumuskan
rancangan pembelajaran dan asesmen, yaitu:
- Pendidik
terlebih dahulu mampu melihat bagaimana karakter, potensi,daya tangkap yang
dimiliki oleh masing-masing peserta didik, tindakan ini dilakukan dengan tujuan
dapat melakukan inovasi terhadap metode pembelajaran sehingga peserta didik
dengan karakter, potensi dan daya tanggap berbeda dapat memahami konsep
berdasarkan cara mereka masing-masing.
- bisa
lebih mengetahui kebutuhan murid dan situasi di kelas/sekolahnya serta
berdasarkan hal tersebut akan menghasilkan tujuan modul ajar/bahan ajar yang
jelas.
- Pelaksanaan
evaluasi berlandaskan pada tujuan pelaksanaan asesmen penggunaan instrument
untuk memperoleh umpan balik dari peserta didik. Dalam hal ini dapat berupa
tercapai atau tidaknya capaian pembelajaran sesuai dengan standar yang
ditentukan.
Soal 3
Pembelajaran paradigma baru dilaksanakan
dalam satu siklus yang meliputi tiga tahapan yang saling berkaitan, yaitu
pemetaan standar kompetensi, perencanaan proses pembelajaran, dan perencanaan
asesmen. Gambarkan secara ringkas bagaimana kaitan dari ketiga tahapan
tersebut!
Jawaban:
sesuai dengan pembelajaran paradigma
baru standar kompetensi
ini dinamakan dengan capaian pembelajaran
(CP). Capaian pembelajaran
merupakan kompetensi dan karakter
yang dicapai setelah
menyelesaikan pembelajaran dalam
kurun waktu tertentu. Standar
kompetensi ini berkaitan erat dengan proses pembelajaran dan asesmen. Standar
kompetensi ini dapat digunakan untuk menentukan arah tujuan pembelajaran. Oleh
karena itu, penyusunan
perencanaan proses pembelajaran
harus disesuaikan dengan tujuan
pembelajaran, supaya proses
pembelajaran sesuai dengan
capaian pembelajaran yang ada. Perancangan asesmen juga harus
mempertimbangkan proses pembelajaran dan selaras dengan standar kompetensi yang
telah ditentukan, sehingga peserta didik dapat memenuhi kriteria kompetensi dan
karakter setelah menyelesaikan pembelajaran.
Soal 4
Menurut pembelajaran paradigma baru,
tujuan pembelajaran, proses pembelajaran dan proses asesmen dilakukan guna
memastikan tercapainya Profil Pelajar Pancasila. Jelaskan bagaimana karakteristik Profil
Pelajar Pancasila itu!
Jawaban:
Karakteristik Profil Pelajar
Pancasila terdiri atas enam dimesi yaitu:
- Beriman,
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia dengan elemen; akhlak
beragama, akhlak pribadi, akhlak kepada manusia, akhlak kepada alam, dan akhlak
bernegara. Hal ini berarti
peserta didik diharapkan
memiliki hubungan yang
baik terhadap Tuhan dengan
menerapkan ajaran sesuai
dengan kepercayaan yang
dianutnya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
- Berkebinekaan global,
dengan elemen; mengenal
dan menghargai budaya, kemampuan komunikasi
interkultural dalam berinteraksi
dengan sesama, serta refleksi dan tanggungjawab terhadap
pengalaman kebhinekaan. Hal ini berarti
peserta didik diharapkan
menjunjung tinggi rasa
persatuan dan kesatuan dengan
berbagai latar belakang budaya yang berbeda, mengembangkan sikap toleransi
dengan sesama serta
mempunyai pikiran yang
terbuka dalam menyikapi perbedaan
yang ada
- Bergotong royong, dengan elemen; kolaborasi,
kepeduliaan dan berbagi. Hal ini menunjukkan
peserta didik dapat
menumbuhkan rasa saling
peduli terhadap sesama yang
memerlukan bantuan serta
dapat melakukan kolaborasi dengan sesama untuk mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan
- Mandiri, dengan
elemen; kesadaran akan
diri dan situasi
yang dihadapi, serta regulasi diri. Mandiri berarti
peserta didik dapat
menempatkan dirinya didalam
menghadapi suatu kondisi serta
bertanggung jawab atas
hasil belajarnya, contohnya mengerjakan ulangan dengan jujur
- Bernalar kritis,
dengan elemen; memperoleh
dan memproses informasi
dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, refleksi pemikiran
dan proses berpikir, serta mengambil keputusan. Bernalar kritis artinya peserta didik dapat mengolah
informasi yang didapatkan,
menganalisis, mengevaluasi, menyimpulkan
informasi yang didapat
selama proses pembelajaran, mampu merefleksikan hasil pembelajarannya serta mampu mengambil
keputusan atas permasalahanyang dihadapi
- Kreatif, dengan elemen; menghasilkan gagasan yang
orisinal serta menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal. Kreatif berarti
peserta didik mampu
menghasilkan karya orisinil
dengan cara mengembangkan, memodifikasi,
atau menghasilkan sesuatu
yang baru yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Soal 5
Pembelajaran paradigma baru sangat
memperhatikan karakteristik belajar peserta didik. Ceritakan bagaimana guru
seharusnya merencanakan pembelajaran dan asesmen (as learning, for learning, of
learning) jika dikaitkan dengan karakteristik peserta didik!
Jawaban:
Berdasarkan dari
karakteristik peserta didik,
guru sebaiknya menyusun
rencana pembelajaran dan asesmen
yang disesuaikan dengan
karakter peserta didik
namun harus menggunakan pertimbangan
lain pula seperti
kebutuhan dan tahap perkembangan peserta didik. Dalam
merencanakan pembelajaran dan
asesmen, guru dapat menilai
peserta didik dengan
3 pendekatan yakni
assessment for learning, assessment as
learning, dan assessment
of learning.
Assessment for
learning dilakukan selama
proses pembelajaran berlangsung
dan dapat digunakan
sebagai dasar untuk melakukan
perbaikan proses belajar
mengajar, maka guru
dapat menyiapkan penilaian formatif,
misalnya tugas, kuis,
presentasi, proyek sebagai penilaian proses
belajar peserta didik.
Dengan assessment for
learning guru dapat menganalisis dan
memantau kemajuan peserta
didik. Hal ini
dapat dicontohkan peserta didik
yang kurang dalam
kemampuan mengingat sehingga
hasil penilaian sumatifnya kurang
memuaskan, tetapi dapat berperan aktif didalam diskusi grup dan dapat
menjelaskan dengan baik saat presentasi, dari hal inilah guru bisa menganalisis
karakteristik yang berbeda pada tiap peserta didik.
Assessment as learning
memiliki fungsi yang mirip
dengan assessment for
learning, yaitu berfungsi
sebagai formatif dan dilaksanakan
selama proses pembelajaran berlangsung. Perbedaannya, assessment as learning
melibatkan peserta didik
secara aktif dalam
kegiatan penilaian tersebut. Oleh karena
itu, guru dapat
merencanakan penilaian berupa
penilaian diri (self assessment) dan penilaian antar teman
dengan rubrik penilaian yang jelas.
Assessment of learning merupakan
penilaian yang dilaksanakan
setelah proses pembelajaran selesai, maka guru dapat
menyiapkan asesmen diakhir pembelajaran berupa asesmen sumatif untuk mengetahui
hasil belajar peserta didik.
Soal 6
Ceritakan apa langkah-langkah yang perlu
dilakukan dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran dan asesmen
paradigma baru yang efektif!
- Menganalisis
capaian pembelajaran (CP) untuk menyusun tujuan pembelajaran dan alur tujuan
pembelajaran.
- Merencanakan
dan melaksanakan asesmen diagnostik.
- Mengembangkan
modul ajar.
- Menyesuaikan
proses pembelajaran dengan tahap capaian dan karakteristik peserta didik.
- Merencanakan,
melaksanakan, dan mengolah asesmen formatif dan sumatif.
- Melaporkan
hasil belajar.
Thanks for reading, don't forget your feedback.
Have a nice day.